Tutorial Install ProFTPD Di Debian Server: Langkah-langkah Mudah

FTP (File Transfer Protocol) adalah salah satu protokol tertua yang pernah ada di Internet. Protokol FTP dikembangkan oleh Abhay Bhushan (alumni IIT danĀ  MIT) pada tahun 1970-an, ketika bekerja pada proyek ARPAnet. Namun demikian, FTP tetap menjadi jenis layanan yang kerap kali dimanfaatkan oleh pengguna Internet, terutama untuk mendownload software atau hal-hal lain. File Transfer Protocol [FTP] telah ada semenjak dua puluh tahun di sejarah internet, sehingga protokol ini sudah memiliki standard yang baik.

Berikut cara Konfigurasi FTP Server dan Memberikan Akses Root Login pada FTP Server

  • Login ke Server
    • Masuk ke server kalian menggunakan user Root.
  • Install Paket ProFTPD
    • Install ProFTPD dengan menjalankan perintah berikut:
apt install proftpd
  • Kemudian, akan muncul pertanyaan “Do you want to continue?”. Ketik Y dan tekan Enter untuk melanjutkan proses instalasi paket ProFTPD.
  • Setelah instalasi selesai, langkah berikutnya adalah mengonfigurasi FTP server. File konfigurasi FTP server terletak di direktori /etc/proftpd/proftpd.conf. Gunakan teks editor yang tersedia di server Linux kalian. Di sini, saya menggunakan nano untuk mengedit file konfigurasi tersebut.
nano /etc/proftpd/proftpd.conf
  • Tambahkan script berikut di paling akhir script.
<Global>
RootLogin on
UseFtpUsers off
</Global>
  • Simpan konfigurasi dengan menekan Ctrl + O, lalu keluar dengan menekan Ctrl + X.
  • Setelah itu, restart layanan ProFTPD dengan menjalankan perintah berikut:
service proftpd restart

Sampai di sini, kita telah berhasil mengonfigurasi server FTP. Selanjutnya, kita akan melakukan pengujian untuk memastikan bahwa konfigurasi sudah benar. Caranya, buka software FTP client seperti FileZilla atau yang serupa. Pada contoh ini, saya menggunakan file manager bawaan dari Linux Ubuntu 20.04.5 LTS.

  • Buka File Manager, lalu ikuti langkah-langkah berikut:
    • Pilih Other Locations di bagian samping kiri.
    • Pada kolom Connect To Server, masukkan alamat IP server FTP kalian masing-masing, seperti: ftp://alamat-ip-server.
    • Klik Connect untuk terhubung ke server FTP.
  • Kamu akan diminta untuk login. Gunakan akun root, sama seperti saat login ke server FTP.
  • Jika berhasil, tampilan akan terlihat seperti gambar di bawah ini

Secara default, kita akan berada di direktori root. Untuk mengubah lokasi direktori server FTP, kita perlu mengedit file konfigurasi di /etc/proftpd/proftpd.conf. Cari baris yang berisi # DefaultRoot ~. Hapus tanda #, lalu ganti simbol ~ dengan direktori yang diinginkan. Sebagai contoh, saya akan mengarahkannya ke direktori /home.

  • Setelah selesai, simpan konfigurasi dengan menekan Ctrl + O, lalu keluar dari editor dengan menekan Ctrl + X.
  • Sebagai contoh, kita akan membuat file berformat .txt di direktori /home. Gunakan perintah berikut:
cd /home
touch coba.txt
  • Untuk merestart layanan ProFTPD, gunakan perintah berikut:
service proftpd restart
  • Setelah itu, mari kita coba untuk terhubung kembali ke server FTP kita menggunakan File Manager.
  • File berformat .txt yang telah kita buat sebelumnya akan muncul di sisi server FTP.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda sekarang telah berhasil menginstal ProFTPD di server Debian Anda. ProFTPD adalah solusi yang handal untuk manajemen file melalui protokol FTP, dan dengan pengaturan yang tepat, Anda dapat memastikan transfer data yang aman dan efisien. Jika Anda mengalami kendala, silakan tinggalkan komentar di bawah.

Selamat mencoba dan semoga sukses!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *