Menangani jaringan GPON, terutama pada OLT ZTE, memang membutuhkan kebiasaan dan hafalan perintah CLI. Seringkali, karena tidak setiap hari melakukan konfigurasi atau troubleshooting, kita bisa lupa dengan sintaks yang tepat.
Artikel ini adalah catatan pribadi yang saya buat lebih rapi dan detail, berisi 12 perintah dasar dan populer di OLT GPON ZTE C320/C300. Perintah-perintah ini sangat penting untuk kegiatan monitoring, maintenance, dan troubleshooting harian.
Semoga catatan ini bermanfaat bagi rekan-rekan Network Engineer semuanya.
Prasyarat: Memahami Format Interface ONT
Sebelum masuk ke perintah, sangat penting untuk memahami format penamaan interface ONT pada OLT ZTE:
gpon-onu_<slot>/<subslot>/<port>:<onu-id>
- Contoh:
gpon-onu_1/2/5:41= Nomor slot chassis2= Nomor sub-slot (biasanya untuk kartu PON)5= Nomor port PON pada kartu tersebut4= Nomor ID ONU (ONT) yang terdaftar di port PON tersebut.
Anda akan sering menggunakan format ini di semua perintah.
12 Perintah CLI Wajib OLT ZTE
1. Melihat Detail Konfigurasi Interface ONT
Perintah ini sangat krusial untuk melihat seluruh konfigurasi yang diterapkan pada sebuah ONT, mulai dari nama pelanggan, profil bandwidth (T-CONT), GEM Port, hingga pemetaan VLAN.
OLT-ZTE_C320#show run interface gpon-onu_1/2/5:5
Contoh Output:
Building configuration...
!
interface gpon-onu_1/2/5:5
name Customer-2
description Internet-Customer-2
tcont 1 name acsata profile UP-60M
tcont 1 gap mode2
gemport 1 name Internet unicast tcont 1 dir both
gemport 1 traffic-limit upstream DOWN-60M downstream DOWN-60M
switchport mode hybrid vport 1
service-port 1 vport 1 user-vlan 1245 vlan 1245 svlan 1402
!
end
Penjelasan Parameter:
tcont ... profile UP-60M: Profil untuk bandwidth upload pelanggan.gemport ... traffic-limit ... DOWN-60M: Batasan bandwidth untuk arah download.user-vlan 1245: VLAN pelanggan (C-VLAN).svlan 1402: VLAN provider (S-VLAN) di jaringan backbone.
2. Cek Status Link ONT (Up/Down)
Ini adalah perintah pertama yang harus dijalankan saat ada laporan gangguan. Perintah ini menunjukkan apakah ONT sedang aktif/online (working) atau bermasalah (LOS).
OLT-ZTE_C320#show gpon onu state gpon-olt_1/2/5 4
Contoh Output (ONT Bermasalah / Link DOWN ❌):
OnuIndex Admin State OMCC State O7 State Phase State
---------------------------------------------------------------------
gpon-onu_1/2/5:4 enable disable unknown LOS
Contoh Output (ONT Normal / Link UP ✅):
OLT-ZTE_C320#show gpon onu state gpon-olt_1/2/5 5
OnuIndex Admin State OMCC State O7 State Phase State
---------------------------------------------------------------------
gpon-onu_1/2/5:5 enable enable operation working
Interpretasi Kolom:
- Phase State
LOS(Loss Of Signal): Tidak ada sinyal optik dari ONT. Cek kabel fiber, konektor, atau kemungkinan ONT mati. - Phase State
working: ONT dalam keadaan normal dan online.
3. Cek Nilai Optik (Rx/Tx Power) ONT
Perintah untuk memeriksa level daya sinyal optik dari dan menuju ONT. Sangat penting untuk mendiagnosis masalah redaman kabel atau konektor yang kotor.
OLT-ZTE_C320#show pon power attenuation gpon-onu_1/2/5:5
Contoh Output (Sinyal Bagus):
OLT ONU Attenuation
---------------------------------------------------------------------
up Rx : -20.850(dbm) Tx:2.868(dbm) 23.718(dB)
down Tx : 4.230(dbm) Rx:-18.210(dbm) 22.440(dB)
Contoh Output (Tidak Ada Sinyal):
OLT-ZTE_C320#show pon power attenuation gpon-onu_1/2/5:4
OLT ONU Attenuation
---------------------------------------------------------------------
up Rx : no signal Tx:N/A N/A
down Tx : 4.200(dbm) Rx:N/A N/A
Parameter Penting:
- up Rx (OLT): Daya terima OLT dari ONT. Nilai normal antara -8 dBm hingga -28 dBm.
- down Rx (ONU): Daya terima ONT dari OLT. Nilai normal antara -8 dBm hingga -27 dBm.
- Attenuation: Total redaman link. Idealnya di bawah 28 dB.
4. Monitoring Utilisasi Bandwidth Real-Time
Perintah ini menunjukkan lalu lintas data real-time pada interface ONT, membantu mengetahui apakah pelanggan sedang aktif menggunakan bandwidth atau tidak.
OLT-ZTE_C320#show interface gpon-onu_1/2/5:5
Contoh Output:
ONU statistic:
Input rate : 1411 Bps 9 pps
Output rate : 1423 Bps 9 pps
Input bandwidth throughput : 0.0%
Output bandwidth throughput : N/A
Penjelasan:
- Input rate: Lalu lintas upload (dari ONT ke OLT) dalam satuan Bytes per second (Bps) dan packets per second (pps).
- Output rate: Lalu lintas download (dari OLT ke ONT).
5. Cek Uptime dan Riwayat Koneksi ONT
Memberikan informasi detail tentang ONT, termasuk model, jarak perkiraan dari OLT, durasi online (Online Duration), dan riwayat waktu terputus beserta penyebabnya. Sangat berguna untuk analisis gangguan berulang (intermittent).
OLT-ZTE_C320#show gpon onu detail-info gpon-onu_1/2/5:5
Contoh Output:
ONU interface: gpon-onu_1/2/5:5
Name: Customer-2
Type: ZTEG-F660
Phase state: working
Serial number: ZTEGC1192DD7
ONU Distance: 3540m
Online Duration: 10h 42m 07s
------------------------------------------
Authpass Time OfflineTime Cause
1 2018-07-28 04:49:02 2018-07-28 04:49:02 LOS
2 2018-07-29 11:36:01 2018-07-29 11:54:32 LOSi
10 2018-07-29 11:56:31 0000-00-00 00:00:00
- Cause
LOS: Sinyal optik putus. - Cause
LOSi: Sinyal optik tidak stabil (intermittent).
6. Cek MAC Address Perangkat di Belakang ONT
Perintah ini menampilkan daftar MAC address yang dipelajari oleh OLT dari perangkat pelanggan (seperti router atau PC) yang terhubung ke ONT.
OLT-ZTE_C320#show mac gpon onu gpon-onu_1/2/5:5
Contoh Output:
Total mac address : 2
Mac address Vlan Type Port Vc
---------------------------------------------------------------------
6c3b.6b51.cc09 1402 Dynamic gpon-onu_1/2/5:5 vport 1
6c3b.6b61.d257 1402 Dynamic gpon-onu_1/2/5:5 vport 1
7. Cek Versi Firmware dan Informasi Perangkat ONT
Menampilkan informasi hardware dan software ONT secara remote, termasuk model, vendor, dan kapabilitas enkripsi.
OLT-ZTE_C320#show gpon remote-onu equip gpon-onu_1/2/5:5
Contoh Output:
Vendor ID: ZTEG
Version: V5.0
Model: F620V5.0
Security Mode: aes
TotalGemPortNum: 256
OMCC Version: a0
8. Cek Status Port Ethernet (LAN) di ONT
Perintah untuk melihat status fisik port LAN pada ONT dari sisi OLT, misalnya apakah kabel LAN terhubung (Operate status: enable) dan kecepatan koneksinya (Speed status).
OLT-ZTE_C320#show gpon remote-onu interface eth gpon-onu_1/2/5:5
Contoh Output:
Interface: eth_0/1
Speed status: full-100
Operate status: enable
Admin status: unlock
9. Reboot/Restart ONT dari Jauh (Remote)
Merupakan prosedur untuk me-restart ONT dari OLT. Sangat berguna tanpa harus ke lokasi pelanggan.
OLT-ZTE_C320#config t
OLT-ZTE_C320(config)#pon-onu-mng gpon-onu_1/2/5:5
OLT-ZTE_C320(gpon-onu-mng)#reboot
Peringatan: Perintah ini akan memutus koneksi internet pelanggan untuk sementara selama proses reboot ONT.
10. Shutdown (Mengunci) Port Ethernet pada ONT
Perintah untuk menonaktifkan salah satu port LAN di ONT. Berguna untuk isolasi gangguan atau pemutusan layanan sementara tanpa harus menghapus konfigurasi.
OLT-ZTE_C320#config t
OLT-ZTE_C320(config)#pon-onu-mng gpon-onu_1/2/5:5
OLT-ZTE_C320(gpon-onu-mng)#interface eth eth_0/1 state lock
Untuk mengaktifkannya kembali, ganti lock dengan unlock.
11. Cek Konfigurasi yang Berjalan pada ONT
Berbeda dengan perintah nomor 1, perintah ini membaca konfigurasi yang sedang berjalan di dalam perangkat ONT itu sendiri, bukan dari OLT. Digunakan untuk memverifikasi apakah konfigurasi dari OLT sudah berhasil dikirim dan diterapkan dengan baik ke ONT.
OLT-ZTE_C320#show onu running config gpon-onu_1/2/11:8
Contoh Output:
pon-onu-mng gpon-onu_1/2/11:8
service Internet-Customer1 gemport 1 vlan 671
vlan port eth_0/1 mode tag vlan 671
12. Factory Reset ONT
Perintah paling ekstrem untuk mengembalikan semua pengaturan ONT ke kondisi pabrik. Hanya digunakan jika ONT mengalami kerusakan konfigurasi parah atau akan digunakan oleh pelanggan baru.
OLT-ZTE_C320#config t
OLT-ZTE_C320(config)#pon-onu-mng gpon-onu_1/4/1:2
OLT-ZTE_C320(gpon-onu-mng)#restore factory
Peringatan Keras: Perintah ini tidak dapat dibatalkan. ONT akan kehilangan semua konfigurasi dan harus diprovisioning ulang dari awal.
Penutup
Itulah 12 perintah CLI dasar dan paling sering digunakan untuk mengelola OLT GPON ZTE C320. Dengan memahami dan menghafal perintah-perintah ini, diharapkan pekerjaan monitoring dan troubleshooting jaringan FTTH Anda menjadi lebih cepat dan efektif.
Semoga artikel yang ditulis ulang dengan lebih rinci ini bermanfaat. Jangan lupa untuk selalu berhati-hati, terutama saat menggunakan perintah reboot, lock, dan restore factory.
Terima kasih telah mengunjungi blog ini.