Tutorial step-by-step registrasi ONU/ONT baru pada OLT GPON ZTE C320, mulai dari deteksi perangkat, pembuatan profil bandwidth, hingga melewatkan traffic internet ke pelanggan.
Bagi seorang network engineer, proses registrasi ONU (Optical Network Unit) atau yang sering disebut ONT (Optical Network Terminal) di sisi OLT adalah kegiatan yang cukup sering dilakukan, terutama saat pemasangan baru atau migrasi layanan.
Berikut ini adalah catatan teknis pribadi saya yang sudah saya rapikan, mengenai langkah-langkah registrasi ONU pada OLT ZTE C320 lengkap dengan cara melewatkan traffic internet hingga pelanggan bisa online. Semoga bermanfaat.
Prasyarat dan Istilah Penting
Sebelum memulai, pastikan Anda sudah terhubung ke OLT ZTE C320 via CLI (SSH/Telnet/Console). Beberapa istilah yang akan sering muncul:
- ONU/ONT: Perangkat di sisi pelanggan (modem fiber).
- OLT: Perangkat di sisi penyedia layanan (central office).
- SN (Serial Number): Identitas unik ONT yang tertera pada stiker perangkat.
- T-CONT: Transmission Container, untuk mengatur bandwidth upload.
- GEM Port: GPON Encapsulation Method port, untuk mengatur bandwidth download dan enkapsulasi data.
- VLAN: Virtual Local Area Network, untuk segregasi traffic (misalnya: internet, VoIP, IPTV).
15 Langkah Registrasi ONU di OLT ZTE C320
Langkah 1: Deteksi ONU yang Belum Terdaftar
Pertama, kita harus mencari tahu apakah ONU fisik yang sudah terpasang di rumah pelanggan terdeteksi oleh OLT. Gunakan perintah berikut untuk melihat ONU yang belum dikonfigurasi (uncfg):
OLT_ZTE_320#show gpon onu uncfg
Contoh Output:
OnuIndex Sn State
gpon-onu_1/1/1:1 ZTEGC0B8305A unknown
Catatan Penting:
OLT ZTE C320 juga dapat mendeteksi dan meregistrasi ONU/ONT merek Huawei selama serial number-nya terbaca. Yang membedakan hanyalah format dan nilaiSn(Serial Number) saja.
Langkah 2: Lihat Daftar ONU yang Sudah Terdaftar
Untuk melihat ONU yang sudah terkonfigurasi di port PON tertentu (misalnya di gpon-olt_1/1/1), gunakan:
OLT_ZTE_320#show run interface gpon-olt_1/1/1
Contoh Output:
Building configuration...
!
interface gpon-olt_1/1/1
onu 1 type ZXHN-F660 sn ZTEGC0B82FE8
onu 2 type ZXHN-F660 sn ZTEGC0B8300A
!
end
Dari output di atas, terlihat sudah ada 2 ONU yang terdaftar (ID 1 dan 2). Kita akan menambahkan ONU ketiga.
Langkah 3: Tambahkan (Registrasi) ONU Baru
Masuk ke mode konfigurasi global, lalu ke interface port PON yang dituju, dan tambahkan ONU baru dengan perintah berikut. Asumsikan kita akan menambahkan ONU dengan ID 3 berdasarkan SN yang terdeteksi di Langkah 1.
OLT_ZTE_320#configure terminal
OLT_ZTE_320(config)#interface gpon-olt_1/1/1
OLT_ZTE_320(config-if)#onu 3 type ZXHN-F660 sn ZTEGC0B8305A
Tips:
Anda juga bisa menggunakan parametertype alljika tidak yakin dengan tipe ONU-nya, namun disarankan untuk menggunakan tipe yang sesuai (misalZXHN-F660) agar manajemen OMCI berjalan optimal.
Langkah 4: Verifikasi Status ONU Setelah Registrasi
Setelah menambahkan, cek status ONU untuk memastikan ONU sudah dalam keadaan working (online).
OLT_ZTE_320#show gpon onu state
Contoh Output:
OnuIndex Admin State OMCC State O7 State Phase State
gpon-onu_1/1/1:1 enable enable operation Dying-Gasp
gpon-onu_1/1/1:2 enable disable unknown LOS
gpon-onu_1/1/1:3 enable enable unknown working
Interpretasi Status:
| Phase State | Arti |
|---|---|
working | ONU online dan berfungsi normal |
LOS | Loss of Signal – kemungkinan kabel fiber putus atau tidak terhubung |
Dying-Gasp | ONU mati karena masalah listrik (power padam) |
Offline | ONU sengaja dimatikan/di-disable secara administratif oleh OLT |
Langkah 5: Buat VLAN untuk Layanan Pelanggan
Sekarang kita siapkan VLAN yang akan digunakan untuk traffic internet pelanggan.
OLT_ZTE_320#configure terminal
OLT_ZTE_320(config)#vlan 101
OLT_ZTE_320(config-vlan)#name Customer_XXX
Langkah 6: Buat Profil Bandwidth (QoS)
Kita perlu membuat profil untuk membatasi kecepatan upload (via T-CONT) dan download (via GEM Port traffic profile).
OLT_ZTE_320(config)#gpon
OLT_ZTE_320(config-gpon)#profile tcont UP-10M type 4 maximum 10240
OLT_ZTE_320(config-gpon)#profile traffic DOWN-10M type 4 maximum 10240
Penjelasan parameter:
UP-10M: Nama profil untuk upload.DOWN-10M: Nama profil untuk download.maximum 10240: Nilai dalam Kbps, artinya 10 Mbps (karena 10240 Kbps = 10 Mbps).type 4: Tipe kontainer, biasanya menggunakantype 4untuk layanan internet best effort.
Verifikasi profil yang sudah dibuat:
OLT_ZTE_320#show gpon profile tcont
OLT_ZTE_320#show gpon profile traffic
Langkah 7: Konfigurasi Interface ONU (T-CONT & GEM Port)
Sekarang kita masuk ke konfigurasi interface ONU yang sudah diregistrasi (gpon-onu_1/1/1:3) untuk mengikat profil bandwidth dan VLAN.
OLT_ZTE_320#configure terminal
OLT_ZTE_320(config)#interface gpon-onu_1/1/1:3
OLT_ZTE_320(config-if)#name SiteID
OLT_ZTE_320(config-if)#description Customer_XXX, Jl. Contoh No.123
OLT_ZTE_320(config-if)#tcont 1 Internet_Shared profile UP-10M
OLT_ZTE_320(config-if)#gemport 1 name Internet_Shared unicast tcont 1 dir both
OLT_ZTE_320(config-if)#gemport 1 traffic-limit upstream DOWN-10M downstream DOWN-10M
OLT_ZTE_320(config-if)#switchport mode hybrid vport 1
OLT_ZTE_320(config-if)#service-port 1 vport 1 user-vlan 101 vlan 101
Apa yang dilakukan setiap perintah?
tcont 1 ...: Membuat kontainer pertama dengan profil uploadUP-10M.gemport 1 ...: Membuat GEM Port pertama yang terasosiasi dengan tcont 1, untuk dua arah (dir both).traffic-limit ...: Menerapkan profil downloadDOWN-10Muntuk GEM Port ini.service-port ...: Memetakan user-vlan (VLAN pelanggan) 101 ke vlan 101 di sisi OLT.
Cek hasil konfigurasi:
OLT_ZTE_320#show run interface gpon-onu_1/1/1:3
Langkah 8: Konfigurasi Manajemen ONU (Service & VLAN Port)
Selain konfigurasi di sisi OLT, kita perlu mengirimkan konfigurasi ke ONU itu sendiri melalui protokol OMCI.
OLT_ZTE_320(config)#pon-onu-mng gpon-onu_1/1/1:3
OLT_ZTE_320(gpon-onu-mng)#service Internet_Shared gemport 1 vlan 101
OLT_ZTE_320(gpon-onu-mng)#vlan port eth_0/1 mode tag vlan 101
Penjelasan:
service ... gemport 1 vlan 101: Memberi tahu ONU bahwa GEM Port 1 membawa VLAN 101.vlan port eth_0/1 mode tag vlan 101: Mengkonfigurasi port Ethernet pertama (eth_0/1) di ONU sebagai tagged untuk VLAN 101 (biasanya untuk koneksi ke router customer).
Verifikasi konfigurasi di ONU:
OLT_ZTE_320#show onu running config gpon-onu_1/1/1:3
Langkah 9: Set VLAN di Port Uplink OLT
Agar traffic dari pelanggan bisa keluar menuju jaringan upstream (internet), VLAN 101 harus diizinkan lewat di port uplink OLT (biasanya port GE atau XGE).
OLT_ZTE_320#configure terminal
OLT_ZTE_320(config)#interface gei_1/3/1
OLT_ZTE_320(config-if)#switchport vlan 101 tag
gei_1/3/1adalah contoh interface uplink. Sesuaikan dengan konfigurasi di jaringan Anda.
Cek konfigurasi uplink:
OLT_ZTE_320#show run interface gei_1/3/1
Langkah 10: Verifikasi VLAN di Seluruh Jaringan
Pastikan VLAN 101 sudah terpasang dengan benar baik di sisi ONU maupun di sisi uplink.
OLT_ZTE_320#show vlan 101
Contoh Output yang diharapkan:
vlanid :101
name :Customer_XXX
port(tagged):
gpon-onu_1/1/1:3
gei_1/3/1
Langkah 11: Cek Status Port Ethernet di ONU
Pastikan port eth_0/1 di ONU dalam keadaan aktif (enable) dan tidak terkunci (unlock).
OLT_ZTE_320#show gpon remote-onu interface eth gpon-onu_1/1/1:3
Fokus pada baris:
Operate status: enable→ Kabel LAN terhubung dengan baik.Admin status: unlock→ Port tidak di-shutdown dari OLT.
Langkah 12: Cek MAC Address Pelanggan
Setelah perangkat customer (router/PC) terhubung ke ONU, OLT akan mempelajari MAC address-nya.
OLT_ZTE_320#show mac gpon onu gpon-onu_1/1/1:3
Contoh Output:
Total mac address : 1
Mac address Vlan Type Port
000e.5e03.85a9 101 Dynamic gpon-onu_1/1/1:3
Jika MAC address sudah muncul, artinya perangkat pelanggan sudah bisa berkomunikasi hingga ke OLT.
Langkah 13: Cek MAC Address di Tabel VLAN OLT
Untuk memastikan MAC address pelanggan sudah dikenal oleh OLT dan terhubung ke uplink yang benar:
OLT_ZTE_320#show mac vlan 101
Contoh Output:
Total mac address : 2
Mac address Vlan Type Port
0027.150b.6c75 101 Dynamic gei_1/3/1
000e.5e03.85a9 101 Dynamic gpon-onu_1/1/1:3
Di sini terlihat bahwa OLT sudah tahu cara mencapai MAC 000e.5e03.85a9 melalui port ONU, dan MAC upstream (router ISP) melalui port gei_1/3/1. Ini artinya traffic layer 2 sudah berjalan dengan sempurna.
Langkah 14: Pastikan Router Pelanggan Diset dengan Benar
Untuk ONT ZTE atau Huawei yang berfungsi sebagai modem (bukan router mode bridged), biasanya WiFi akan aktif dan bisa mendapatkan IP dari DHCP server ISP setelah konfigurasi VLAN di atas selesai. Pastikan juga perangkat customer diset ke mode “Route” (bukan Bridge) jika ingin menggunakan fungsi router/WiFi dari ONT.
Langkah 15: Cek Kembali Redaman Optik (Rx Power)
Langkah terakhir sebagai quality check, pastikan nilai redaman sinyal masih dalam batas toleransi.
OLT_ZTE_320#show pon power attenuation gpon-onu_1/1/1:3
Output jika normal:
up Rx : -20.850(dbm) Tx:2.868(dbm) 23.718(dB)
down Tx : 4.230(dbm) Rx:-18.210(dbm) 22.440(dB)
Kesimpulan
Registrasi ONU di OLT ZTE C320 memerlukan beberapa tahap penting:
- Deteksi ONU baru via
show gpon onu uncfg. - Registrasi ONU dengan memasukkan Serial Number.
- Buat VLAN dan profil bandwidth (T-CONT untuk upload, traffic profile untuk download).
- Konfigurasi interface ONU dan service-port.
- Push konfigurasi ke ONU via
pon-onu-mng. - Set VLAN di port uplink OLT.
- Verifikasi status, MAC address, dan redaman optik.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, layanan internet pelanggan seharusnya sudah bisa berjalan normal.
Tips Terakhir: Jika ragu dengan konfigurasi yang sudah Anda buat, jangan sungkan untuk mengecek konfigurasi secara keseluruhan dengan perintah
show running-config. Selalu periksa kembali sebelum meninggalkan sesi konfigurasi.
Semoga panduan ini bermanfaat untuk pekerjaan Anda sehari-hari. Selamat mencoba